Rabu, 01 Mei 2013

Makalah Tentang Virus, Trojan & Worm pada Komputer

Makalah ini adalah tugas saya di matkul Keamanan jaringan, ya daripada gak ada yang diposkan hari ini, hehe!! 
memang  gak legkap2x kali sih tapi bolehlah, semoga bermanfaat deh bagi teman-teman yang mau membacanya, Amiin!





Bab 1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat khususnya teknologi Internet, menyebabkan teknologi ini menjadi salah satu media utama pertukaran informasi. Tidak semua informasi dalam Internet bersifat terbuka, sedangkan Internet sendiri merupakan jaringan komputer yang bersifat publik. Dengan demikian diperlukan usaha untuk menjamin keamanan informasi terhadap komputer yang terhubung dengan jaringan Internet. Dalam jaringan Internet terdapat dua sisi yang saling bertentangan dalam hal akses informasi. Di satu sisi, banyak usaha-usaha dilakukan untuk menjamin keamanan suatu sistem informasi, di sisi lain ada pihak-pihak dengan maksud tertentu yang berusahauntuk melakukan eksploitasi sistemkeamanan tersebut. Eksplotasi keamananadalah berupa serangan terhadapkeamanan sistem informasi. Bentukserangan tersebut dapat dikelompokkan dari hal yang ringan, misalnya hanya mengesalkan sampai dengan yang sangat berbahaya. Salah satu bentuk eksploitasi keamanan sistem informasi adalah dengan adanyainfeksi digital. Virus, Worm, Trojan Horse adalah bagian dari infeksi digital yang merupakan ancaman bagi pengguna komputer, terutama yang terhubung dengan Internet.

1.2 Rumusan Masalah
Dari uraian diatas penulis mengembangkan permasaalahan pokok yang dibahas dalam makalah ini, yaitu:
1.     Bagaimana konsep virus, Trojan dan worm?
2.     Bagaimana cara kerja virus ,Trojan dan worm tersebut?

1.3 Tujuan
Berdasarkan latar belakang di atas, maka pembuatan artikel ini bertujuan untuk :
  1. Mengetahui kosep dasar Virus, Trojan dan Worm
  2. Mengetahui  proses kerja Virus, Trojan dan Worm.

1.4 Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari artikel ini adalah:
  1. Dapat memahami tentang konsep Trojan, Virus, dan Worm
  2. Dapat mengetahui cara kerja dari Trojan, Virus, dan Worm



Bab 2. Pembahasan
4.1 Virus
4.1.1 Sejarah Virus
Virus pertama kali muncul pada tahun 1981 di Texas dengan nama Elk Cloner. Virus ini menyebar melalui disket Apple II. Virus ini mendisplay pesan di layar. Isi pesan dari virus tersebut adalah sebagai berikut:
“It will get on all your disks-It will infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will modify RAM too-send in the Cloner!"” . Nama “Virus” itu sendiri baru diperkenalkan setelah 2 tahun dari kemunculan Elk Cloner. Nama virus tersebut diperkenalkan oleh Len Adleman pada November 1983 dalam sebuah seminar yang membahas tentang cara membuat virus and memproteksi diri dari virus. Namun orang-orang sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus Brain yang justru lahir tahun 1986. Wajar saja, orang-orang beranggapan seperti itu karena virus ini yang paling menggemparkan dan paling luas penyebarannya karena menjalar melalui disket DOS yang pada saat itu sedang popular. Virus ini juga lahir bersamaan dengan PC-Write Trojan dan Vindent. Mulai saat itu, virus mulai merambat sangat luas dan perkembangannya sangat pesat. Berselang satu tahun muncul virus pertama yang menginfeksi file. Biasanya virus ini menyerang file yang berekstensi *.exe. Virus ini bernama Suriv . Virus ini termasuk dalam golongan virus ‘jerussalem’. Kecepatan penyebaran virus ini sangatlah pesat. Virus ini menyerang mainframe dari IBM cukup lama, yaitu sekitar 1 tahun. Pada tahun 1988, muncul virus yang menyerang Machintosh. Nama virus ini adalah Macmag dan Scores. Pada saat yang hampir bersamaan, muncul virus yang menyerang internet yang dibuat oleh Robert Morris. Sejak saat itu, penyebaran virus sudah melampaui batas, akan tetapi, dampak yang ditimbulkan tidak terlalu besar. Pada tahun 1995, muncul virus yang menyerang perusahaan-perusahaan besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean Atomic Research Institute, NASA, IBM dan masih banyak lagi yang dilakukan oleh Internet Liberation Front di hari Thanksgiving. Oleh karena itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya para hacker dan cracker.
4.1.2 Cara Kerja Virus
Menurut Jenisnya
Virus merupakan suatu program komputer yang memiliki kemampuan untuk merusak file atau merusak system komputer. Virus memiliki berbagai jenis dan mempunyai cara kerja yang berbeda-beda,Berikut Jenis-jenis virus dan cara kerja masing-masing virus :
1. Virus File
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi aplikasi atau dokumen yang ada dalam komputer anda.Saat aplikasi yang terinfeksi tersebut dijalankan, maka virus ini akan menyebar dengan cara menginfeksi semua file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.
2. Virus Boot Sector
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi boot sector harddisk (boot sector merupakan sebuah daerah dalam hardisk yang pertama kali diakses saat komputer dihidupkan). Jika virus boot sector ini aktif, pengguna tidak akan bisa membooting komputernya secara normal.
3. Virus E-mail
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menyebar melalui e-mail (biasanya dalam bentuk file lampiran/attachment).Virus memiliki ciri khusus berupa ekstensi .scr, .exe, .pif, atau .bat. Apabila Virus ini aktif, maka dia akan mengirimkan dirinya sendiri ke berbagai alamat e-mail yang terdapat dalam bukualamat pengguna.
4. Virus Multipartite
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi file-file komputer sekaligus boot sector pada harddisk. Virus jenis ini akan menimbulkan banyak masalah karena menyebabkan kerusakan yang fatal.
5. Virus Polimorfis
Virus ini mempunyai cara kerja yang unik yaitu virus ini dapat mengubah kode dirinya (berganti wujud) saat menyebarkan diri ke komputer lain. Virus jenis lebih sulit dideteksi karena mempunyai sifat seperti itu.
6. Virus Siluman (stealth virus)
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu dia mampu Menyembunyikan dirinya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi seolah-olah file tersebut tidak terinfeksi.
7. Virus Makro
Virus ini mempunyai cara kerja yaitu menginfeksi Aplikasi Microsoft Office, seperti Word dan Excel. Biasanya Dokumen yang terinfeksi oleh Virus Makro akan memodifikasi perintah yang ada di Microsoft Office seperti perintah “Save” untuk menyebarkan dirinya saat perintah tersebut dijalankan.



4.2. Worm
Worm adalah sebuah program komputer yang dapat menggandakan dirinya secara sendiri dalam sistem komputer. Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Worm tidak seperti virus komputer biasa, yang menggandakan dirinya dengan cara menyisipkan program dirinya pada program yang ada dalam komputer tersebut, tapi worm memanfaatkan celah keamanaan yang memang terbuka atau lebih dikenal dengan sebutan vulnerability. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer. Hanya ada satu cara untuk mengatasi worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru. Virus komputer memang dapat menginfeksi berkas-berkas dalam sebuah sistemkomputer, tapi worm dapat melakukannya dengan lebih baik. Selain dapat menyebar dalam sebuah sistem, worm juga dapat menyebar ke banyak sistem melalui jaringan yang terhubung dengan sistem yang terinfeksi. Beberapa worm, juga dapat mencakup kode-kode virus yang dapat merusak berkas, mencuri dokumen, e-mail, atau melakukan hal lainnya yang merusak, atau hanya menjadikan sistem terinfeksi tidak berguna.
Beberapa contoh dari worm adalah sebagai berikut:
·               ADMw0rm: Worm yang dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain (BIND), dengan melakukan buffer-overflow.
·               Code Red: Worm yang dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS) versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan bufferoverflow.
·               LoveLetter: Worm yang menyebar dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar dalam Address Book Microsoft Outlook Express/daftar kontak dalam Microsoft Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).
·               Nimda
·               SQL-Slammer
4.2.1 Cara Kerja Worm:
Kemampuannya menyalin-diri, sehingga pc bisa mengirimkan ratusan bahkan ribuan salinan worm, dan menimbulkan suatu kehancuran yang amat besar didalam pc. Atau sebuah program yang berdiri sendiri dan tidak membutuhkan sarang untuk menyebarkan diri. Hebatnya lagi, worm bisa saja tidak memerlukan bantuan orang untuk penyebarannya. Setelah masuk ke dalam suatu komputer, worm memodifikasi beberapa pengaturan di sistem operasi agar tetap hidup. Minimal, ia memasukkan diri dalam proses boot suatu komputer. Lainnya, mungkin mematikan akses ke situs antivirus, menonaktifkan fitur keamanan di sistem dan tindakan lain.
4.3 Trojan
Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target dan mengendalikan target untuk memperoleh hak akses pada target.
Trojan di dalam sistem komputer adalah suatu program yang tidak diharapkan dan disisipkan tanpa sepengetahuan pemilik komputer. Program ini kemudian dapat diaktifkan dan dikendalikan dari jarak jauh, atau dengan menggunakan timer (pewaktu). Akibatnya, komputer yang disisipi Trojan Horse tersebut dapat dikendalikan dari jarak jauh. Definisi lain mengatakan bahwa Trojan adalah program apapun yang digunakan untuk melaksanakan suatu fungsi penting dan diharapkan oleh pemakai, namun kode dan fungsi di dalamnya tidak dikenal oleh pemakai. Selanjutnya program melaksanakan fungsi tak dikenal dan dikendalikan dari jarak jauh yang tidak dikehendaki oleh pemakai.

4.3.1 Cara Kerja Trojan
Trojan masuk melalui dua bagian, yaitu bagian client dan server. Ketika korban (tanpa diketahui) menjalankan komputer, kemudian penyerang akan menggunakan client untuk koneksi dengan server dan mulai menggunakan trojan. Protokol TCP/IP adalah jenis protokol yang umum digunakan untuk komunikasi. Trojan dapat bekerja dengan baik dengan jenis protokol ini, tetapi beberapa trojan juga dapat menggunakan protokol UDP dengan baik. Ketika server mulai dijalankan (pada komputer korban), Trojan umumnya mencoba untuk menyembunyikan diri disuatu tempat dalam sistem computer tersebut, kemudian mulai “mendengarkan” di beberapa port untuk melakukan koneksi, memodifikasi registry dan atau menggunakan metode lain yaitu metode autostarting. Hal yang penting untuk diketahui oleh penyerang adalah mengetahui IP address korban untuk menghubungkan komputernya ke komputer korban. Banyak varian Trojan mempunyai kemampuan mengirimkan IP address korban ke penyerangnya, misalnya media ICQ maupun IRC. Hal ini digunakan bagi korban yang mempunyai IP address dinamis, yang berarti setiap kali menghubungkan ke Internet didapatkan IP address yang berbeda. Untuk pemakai yang memanfaatkan Asymmetric Digital Suscriber Line (ADSL) berarti selalu memakai IP address yang tetap (statis) sehingga mudah diketahui dan mudah untuk dikoneksikan dengan komputer penyerang.



Bab 3. Penutup
3.1. kesimpulan

  •  Pemahaman tentang Trojan, Virus, dan Worm perlu diketahui oleh pemakai Internet, karena Trojan, Virus, dan Worm mempunyai potensi bahaya yang besar pada saat komputer terhubung dengan Internet maupun jaringan lokal. Pemahaman meliputi cara kerja, jenis, sumber dan motivasi penyerang. Dengan pengetahuan awal ini, pemakai dapat meminimalkan serangan terhadap dirinya.

  •  Pemahaman untuk mendeteksi keberadaan Virus, Trojan, dan Worm sangat diperlukan, karena sebagian pemakai Internet tidak mengetahui bahwa komputernya telah terinfeksi Trojan, Virus, dan Worm dan lubang keamanannya telah dieksploitasi oleh penyerang. Pemahaman ini diharapkan mampu menghantarkan pemakai untuk dapat mendeteksi sekaligus menghilangkan pengaruh Virus, Trojan,dan Worm dari komputernya.

  •  Pemahaman untuk pencegahan juga diperlukan untuk mencegah terinfeksinya kembali komputer oleh Trojan, Virus, dan Worm. Pengetahuan untuk pencegahan meliputi pemakaian operating sistem, pemasangan penangkal infeksi dan serangan (antivirus, Trojan scanner dan firewall) , serta cara-cara yang baik saat berinternet. Dengan pengetahuan tersebut, pemakai komputer akan lebih berhati -hati dan teliti saat terkoneksi dengan Internet.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar